Kajian Peran Konsultan Manajemen Konstruksi Kelas Menengah Di Kota Bandung Dalam Pengawasan Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi

Authors

  • Yogie Ikhsan Pratama Institut Teknologi Bandung Author
  • Iris Mahani Institut Teknologi Bandung Author
  • Rizal Z Tamin Institut Teknologi Bandung Author

DOI:

https://doi.org/10.35334/be.v9i3.358

Keywords:

SMKK, Konsultan MK, Pengawasan, Keselamatan, Bandung.

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) merupakan kebijakan pemerintah melalui Permen PUPR No. 10 Tahun 2021 yang bertujuan meningkatkan keselamatan kerja di proyek konstruksi. Konsultan Manajemen Konstruksi (MK) memiliki peran penting dalam mengawasi penerapannya, terutama di lapangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat pengawasan yang dilakukan oleh konsultan MK kelas menengah di Kota Bandung, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan strategi pengawasan yang tepat. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara kepada konsultan MK dan pengguna jasa. Hasil menunjukkan adanya kesenjangan persepsi antara konsultan MK yang menilai kinerja pengawasannya sudah baik (81,2%) tetapi pengguna jasa menilai masih kurang (55,2%). Kendala utama meliputi rendahnya kesadaran pekerja terhadap keselamatan, lemahnya koordinasi antar pihak, keterbatasan tenaga ahli K3, serta minimnya penegakan aturan. Strategi yang diusulkan mencakup peningkatan kompetensi dan jumlah tenaga ahli K3, digitalisasi dokumentasi, pengawasan proaktif, serta penguatan kolaborasi antara konsultan MK dan pengguna jasa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Konstruksi Indonesia 2023. Jakarta: BPS.

BPJS Ketenagakerjaan. (2023). Statistik Kecelakaan Kerja Nasional 2023. https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id

Hadikusumo, B. H. W. (2020). Manajemen Proyek Konstruksi. Jakarta: Erlangga.

Hamalainen, P., Takala, J., & Kiat, T. B. (2017). Global estimates of occupational accidents and work-related illnesses. Journal of Safety Research, 60, 89–102.

International Labour Organization (ILO). (2022). Safety and Health at the Heart of the Future of Work. Geneva: ILO.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). (2021). Peraturan Menteri PUPR No. 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi. Jakarta: Kementerian PUPR.

Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Japan. (2020). Construction Safety Measures in Japan. Tokyo: MLIT.

Nasution, A. A. (2022). Evaluasi Implementasi SMKK pada Proyek Pemerintah. Jurnal Konstruksi Indonesia, 10(2), 45–56.

Ofori, G. (2015). Nature of the Construction Industry, Its Needs and Its Development: A Review of Four Decades of Research. Construction Economics and Building, 15(1), 54–74.

Permana, R. A. & Nugroho, W. (2021). Peran Konsultan Pengawas dalam Meningkatkan Kinerja K3 pada Proyek Konstruksi. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 8(1), 22–30.

Siregar, R. A. (2020). Analisis Penerapan SMKK berdasarkan Permen PUPR No. 10 Tahun 2021 pada Proyek Jalan Nasional. Jurnal Rekayasa Sipil Indonesia, 9(3), 110–118.

Sutrisna, M. & Windani, E. (2022). Pengaruh Kompetensi Tenaga Ahli K3 terhadap Keselamatan Proyek Konstruksi. Jurnal Teknik Konstruksi, 13(1), 33–42.

Tan, W. Y., & Ibrahim, C. M. (2021). Safety Management System Implementation in Malaysian Construction Projects. International Journal of Occupational Safety, 14(2), 65–73.

Wahyudi, D. (2023). Strategi Pengawasan Keselamatan Konstruksi oleh Konsultan MK di Proyek Gedung. Jurnal Teknik Sipil, 19(2), 77–85.

Yulianto, H. & Pratama, A. R. (2022). Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi di Indonesia. Media Teknik Sipil, 20(1), 12–19.

Downloads

Published

22-12-2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

Kajian Peran Konsultan Manajemen Konstruksi Kelas Menengah Di Kota Bandung Dalam Pengawasan Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi. (2025). Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil, 9(3), 310-324. https://doi.org/10.35334/be.v9i3.358