ANALISIS WACANA KRITIS PADA PIDATO GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH BERDASARKAN MODEL TIGA DIMENSI FAIRCLOUGH
DOI:
https://doi.org/10.35334/8nhk2s57Abstrak
Penelitian ini menerapkan kerangka Analisis Wacana Kritis (AWK) dengan model tiga dimensi yang dikembangkan oleh Norman Fairclough, yang menekankan bahasa sebagai praktik sosial yang bersifat dialektis dan ideologis. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap dimensi-dimensi teks, praktik kewacanaan, dan praktik sosial dalam pidato tersebut serta untuk menjelaskan bagaimana ketiga aspek itu berfungsi secara bersamaan dalam membentuk makna yang dominan maupun yang menentang. Studi ini adalah penelitian kualitatif yang memanfaatkan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) dengan kerangka tiga dimensi oleh Norman Fairclough. Pendekatan ini dipilih karena dapat mengungkapkan hubungan antara struktur bahasa dalam teks, praktik pembuatan dan konsumsi wacana, serta kondisi sosial-ideologis yang mendasari dan membentuk teks tersebut. Penelitian ini akan mengungkapkan bahwa bahasa bukanlah alat yang bersifat netral, melainkan merupakan praktik sosial yang memiliki kekuatan dalam membentuk realitas sosial.







