Pendekatan Konseling Gestalt dengan Teknik Empty Chair Berbasis Zikir untuk Pemulihan Emosional pada Remaja Fatherless

Authors

  • Muhammad Taufiq Asbah Usman Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Author
  • Mohamad Thohir Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Author

DOI:

https://doi.org/10.35334/jbkb.v7i2.595

Keywords:

emosional, konseling gestalt, teknik empaty chair, remaja fatherless, zikir

Abstract

Fenomena fatherless atau ketidakhadiran figur ayah baik secara fisik maupun emosional telah menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap munculnya masalah psikologis pada remaja, seperti rasa kecewa, frustrasi, serta kestabilan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan konseling gestalt dengan teknik empty chair berbasis zikir dalam membantu pemulihan emosional seorang remaja fatherless. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknik empty chair dan zikir efektif dalam membantu konseli mengekspresikan emosi yang terpendam, khususnya perasaan kecewa dan tidak berdaya terhadap figur ayah. Konseli menunjukkan perubahan positif berupa peningkatan kemampuan mengontrol emosi, perasaan lebih tenang, serta tumbuhnya sikap Ikhlas dan penerimaan diri. Dengan demikian, pendekatan konseling gestalt dengan teknik empty chair berbasis zikir dapat menjadi salah satu alternatif intervensi yang efektif dalam memulihkan keseimbangan emosional dan spiritual pada remaja fatherless.

Downloads

Published

2026-01-14

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pendekatan Konseling Gestalt dengan Teknik Empty Chair Berbasis Zikir untuk Pemulihan Emosional pada Remaja Fatherless. (2026). Jurnal Bimbingan Dan Konseling Borneo, 7(2), 117-123. https://doi.org/10.35334/jbkb.v7i2.595