Ketika Rindu Menjadi Amarah: Peran Bimbingan Dan Konseling dalam Regulasi Emosi Remaja

Authors

  • Ainul Hayati Universitas Riau Author
  • Farhan Arrahman Putra Universitas Riau Author
  • Indah Desta Universitas Riau Author
  • Rizki Rosalinda Siregar Universitas Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.35334/jbkb.v7i2.555

Keywords:

Regulasi emosi, remaja, Komunikasi Keluarga

Abstract

Masa remaja merupakan periode yang rentan terhadap ketidakstabilan emosi, terutama apabila hubungan dengan orang tua tidak berjalan secara harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika regulasi emosi pada seorang remaja berinisial ER yang tinggal di pesantren dan mengalami konflik emosional dengan ibunya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara atau konseling individual, serta pendekatan psikoanalisis untuk menelusuri pengalaman emosional masa lampau. Analisis data meliputi proses reduksi, kategorisasi, dan interpretasi guna mengidentifikasi pola permasalahan yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ER mengalami konflik batin yang cukup kuat, ditandai oleh rasa kecewa, sedih, dan kemarahan akibat minimnya perhatian serta komunikasi dari pihak ibu. Ketidakmampuan ER dalam mengelola emosi tampak dari perilaku impulsif, seperti melempar barang yang diberikan ibunya saat kunjungan. Meskipun ER mampu mengenali emosi yang dirasakannya, ia masih mengalami kesulitan dalam mengatur dan mengekspresikan emosi tersebut secara adaptif. Minimnya kehangatan emosional, kurangnya komunikasi, dan pengalaman masa lalu yang belum terselesaikan turut memperburuk kemampuan regulasi emosinya. Penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi keluarga yang sehat serta peran layanan bimbingan dan konseling dalam membantu remaja mengelola emosi secara konstruktif, khususnya di lingkungan pesantren.

Downloads

Published

2026-01-14

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ketika Rindu Menjadi Amarah: Peran Bimbingan Dan Konseling dalam Regulasi Emosi Remaja. (2026). Jurnal Bimbingan Dan Konseling Borneo, 7(2), 170-180. https://doi.org/10.35334/jbkb.v7i2.555