Integrasi Cognitive Restructuring dan Nilai Qana'ah Sebagai Strategi Konseling Islam Untuk Mengatasi Fomo Pada Remaja Pengguna Tiktok

Authors

  • Dimas Adi Candra uin sunan ampel surabaya Author
  • Ummy Chairiyah uin sunan ampel surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.35334/jbkb.v7i2.531

Keywords:

Cognitive Restructuing, Fomo, tiktok, Qana’ah

Abstract

Penelitian ini menganalisis integrasi teknik Cognitive Restructuring (CR) dan nilai qana’ah sebagai strategi konseling Islam untuk mengatasi Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja pengguna TikTok. Pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal digunakan pada subjek berusia 21 tahun yang mengalami kecanduan TikTok dan gangguan akademik serta sosial. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Intervensi CR berbasis qana’ah dilakukan dalam empat sesi konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi CR dan qana’ah mampu mengubah pikiran irasional terkait FoMO menjadi pola pikir adaptif yang berlandaskan syukur dan penerimaan diri. Subjek mengalami penurunan kecemasan, perbaikan manajemen waktu, serta peningkatan fungsi akademik dan sosial. Integrasi ini terbukti efektif sebagai pendekatan konseling Islam untuk mengurangi FoMO dan perilaku maladaptif remaja.

Downloads

Published

2026-01-14

Issue

Section

Articles

How to Cite

Integrasi Cognitive Restructuring dan Nilai Qana’ah Sebagai Strategi Konseling Islam Untuk Mengatasi Fomo Pada Remaja Pengguna Tiktok. (2026). Jurnal Bimbingan Dan Konseling Borneo, 7(2), 158-169. https://doi.org/10.35334/jbkb.v7i2.531