Membangun Interpersonal Skill Remaja dengan Ibu Otoriter menggunakan Terapi Naratif Islami

Authors

  • Shima Qurrota A’yunin Syah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Author
  • Mohamad Thohir Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Author

DOI:

https://doi.org/10.35334/jbkb.v7i2.594

Keywords:

Terapi naratif Islami, keterampilan interpersonal, remaja, pola asuh otoriter

Abstract

Masa remaja sering kali dipenuhi oleh beberapa pandangan terkait karir di Interpersonal skill merupakan kebutuhan penting bagi remaja dalam meraih kesuksesan karir dan kehidupan. Kondisi ini dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya pola asuh orang tua yang otoriter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses terapi naratif Islami dalam meningkatkan keterampilan interpersonal pada remaja dengan pola asuh otoriter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal. Subjek penelitian adalah seorang remaja perempuan yang mengalami ketakutan dalam mengekspresikan pendapat akibat pengalaman negatif di lingkungan keluarga. Proses konseling dilaksanakan dalam empat sesi yang meliputi tahap mendengarkan cerita dominan, eksternalisasi masalah, dekonstruksi narasi negatif, dan re-authoring story dengan penguatan nilai spiritual Islam melalui zikir istigfar. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan positif pada diri konseli, yaitu meningkatnya keberanian untuk mengungkapkan perasaan, kemampuan mengelola emosi, serta komunikasi asertif dengan ibunya. Konseli juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan pengendalian diri dalam hubungan sosialnya. Dengan demikian, terapi naratif Islami terbukti efektif dalam membantu remaja membangun kembali identitas positif dan meningkatkan keterampilan interpersonal pada konteks relasi keluarga otoriter.

Downloads

Published

2026-01-14

Issue

Section

Articles

How to Cite

Membangun Interpersonal Skill Remaja dengan Ibu Otoriter menggunakan Terapi Naratif Islami. (2026). Jurnal Bimbingan Dan Konseling Borneo, 7(2), 108-116. https://doi.org/10.35334/jbkb.v7i2.594