Inventarisasi Tumbuhan Liana Di Kawasan Air Terjun Satan Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas
DOI:
https://doi.org/10.35334/a4s96h30Keywords:
Inventarisasi, Tumbuhan Liana, JelajahAbstract
Tumbuhan rambat atau Liana adalah salah satu jenis tumbuhan yang menjadi ciri khas dari ekosistem hutan hujan tropis dan keberadaannya menambah keanekaragaman jenis tumbuhan di ekosistem hutan ini. Jenis penelitian ini menggunakan metode jelajah Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan di kawasan air terjun satan Desa Muara Beliti baru Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas terdapat 5 famili yaitu Asteraceae, Dioscoreaceae, Convolvulaceae, Piperaceae, dan Apiaceae, terdiri dri 5 Genus yaitu Mikania, Dioscorea, Merremia, Piper, dan Centella, dan terdiri dari 6 spesies yaitu Mikania micrantha, Dioscorea alata, Merremia peltata, Piper betle L, dan Centella asiatica. Faktor lingkungan abiotik yang baik untuk tumbuhan liana secara umum seperti pH tanah 7-7,3, kelembaban 76%-82,6%, dan suhu udara 29,3°C-31,3°C yang mempengaruhi jenis tumbuhan liana yang berada di Kawasan Air Terjun Satan Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas.
References
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Asrianny, M., & Oka, N. P. (2008). Keanekaragaman dan kelimpahan jenis liana (tumbuhan memanjat) pada hutan alam di hutan pendidikan Universitas Hasanuddin. Jurnal Perennial, 5(1), 23-30. https://doi.org/10.24259/perennial.v5i1.186
Ali, A., Chong, C. H., Mah, S. H., Abdullah, L. C., Choong, T. S. Y., & Chua, B. L. (2018). Impact of storage conditions on the stability of predominant phenolic constituents and antioxidant activity of dried Piper betle extracts. Molecules, 23(2), 484. https://doi.org/10.3390/molecules23020484
Gembong, T. (1996). Taksonomi Tumbuhan. Yogyakarta: UGM Press. ISBN: 979-420-084-0
Hamidun, M. S., Iji, S., & Lawira, D. A. (2017). Keanekaragaman jenis liana dan lichen di dataran rendah Suaka Margasatwa Nantu. Repository UNG.
Hardjowigeno, S. (2012). Ilmu Tanah Jakarta: Akademika Pressindo. Ilmu Tanah Jakarta: Akademika Pressindo. ISBN: 978-979-8035-56-2
Kinasih, N. (2015). Variasi karakter morfologi tanaman uwi (Dioscorea alata L.) di Kabupaten Tuban dan Malang (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya). https://repository.ub.ac.id/id/eprint/130821/
Margono, S. (2007). Tumbuhan Menjalar Di Sekitar Kita. Bandung: CV. Geger Sunten.
Morissan, A.M. (2012). Metode penelitian Survei. Jakarta: Kencana.
Simamora, T. T. H., Indriyanto, I., & Bintoro, A. (2015). Identifikasi jenis liana dan tumbuhan penopangnya di blok perlindungan Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman. Jurnal Sylva Lestari, 3(2), 31-42. https://doi.org/10.23960/jsl2331-42
Setia, T. M. (2009). Peran Liana Dalam Kehidupan Orang Hutan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Hutan. Jakarta. 2(1): 55—61
Siswanto, B. (2019). Sebaran unsur hara N, P, K dan pH dalam tanah. Buana Sains, 18(2), 109-124. https://doi.org/10.33366/bs.v18i2.1184
TNKS. (2013). Desain Tapak Pengelolaan pariwisata Alam Zona Pemanfaatan Bukit Sulap Taman Nasional Kerinci Seblat: Sungai Penuh Balai TNKS.
Tjitrosoepomo, G. (1996). Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. ISBN 979-420-084-0
Wardono, S. (2010). Lingkungan Hidup. Jakarta: Pilar Bambu Kuning.
Welda, N., Arisandi, A.D., Widiya, M. (2017). Inventarisasi Tumbuhan Liana yang Terdapat di Bukit Sulap Kota Lubuklinggau. Skripsi. STKIP PGRI Lubuklinggau.
Wiryono. (2012). Pengantar Ilmu Lingkungan. Bengkulu: Badan Penerbitan Fakultas Pertanian. ISBN 978-602-90710-5-4






