JENIS - JENIS POHON YANG MENJADI SARANG BURUNG CUCAK KELING (Aptonis panayesis) DI KECAMATAN TERNATE UTARA, MALUKU UTARA
DOI:
https://doi.org/10.35334/cae6pk30Keywords:
Sarang burung, Cucak keling, VegetasiAbstract
Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam hayati yang melimpah, salah satu kekayaan fauna yang dimiliki Indonesia yaitu burung. Burung yang ada disuatu habitat memiliki peran tersendiri terhadap ekosistem dan dapat menjaga keanekar agaman hayati menyeluruh dari rantai makanan dan jaring makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pohon yang menjadi sarang Burung Cucak Keling (Aptonis panayesis) di Kecamatan Ternate Utara, dengan metode penelitian survei lapangan, jelajah bebas, vegetasi yang dimanfaatkan oleh burung sebagai habitat untuk bersarang, beristirahat, mencari makan, berkembangbiak dan lainnya. Didapatkan 3 jenis pohon yang menjadi sarang oleh burung cucak keling (Aptonis p anayesis) yaitu di kelurahan Salero (Ailanthu altissima; 1, Samanea saman; 1), di Kelurahan Tafure (Albizia c hinensis; 1), di Kelurahan Dufa- dufa ( Samanea saman; 1), dan Kelurahan Akehuda (Samanea saman; 1).
References
Alex, S. (2020). Investasi Emas Hijau Budidaya Sengon. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Casella, F., & Vurro, M. (2013). Ailanthus altissima (tree of heaven): Spread and harmfulness in a case-study urban area. Arboricultural Journal: The International Journal of Urban Forestry, 35(3), 172–181. DOI: 10.1080/03071375.2013.852352.
Insan Kurnia, Harnios Arief, Ani Mardiastuti, Rachmad Hermawan. (2021). The potential of bird diversity in the urban landscape for birdwatching in Java, Indonesia. Biodiversitas: Journal of Biological Diversity, 22 (4).
Karlinasari, L., Adzkia, U., Puspitasari, T., Nandika, D., Nugroho, N., Syafitri, U.D., & Siregar, I.Z. (2021). Tree morphometric relationships and dynamic elasticity properties in tropical rain tree (Samanea saman Jacq. Merr). Forests, 12(12), 1711.
LaManna, J. A. (2015). Predation Risk and Vegetation Effects on Avian Diversity, Species Turnover, Reproduction, and Fitness. https://scholarworks.umt.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=11915&context=etd
Mittermeier, J.C., Cottee-Jones, H.E.W., Purba, C.E., Ashuri, N.M., Hesdianti, E., dan Supriatna, J. (2013). A survey of the avifauna of Obi Island (Northern Moluccas, Indonesia). (Survei avifauna Pulau Obi, Maluku Utara, Indonesia). Forktail 29: 128–137.
Natusch, D. J. D., Lyons, J. A., & Shine, R. (2017). Safety first: terrestrial predators drive selection of highly specific nesting sites in colonial‐breeding birds. Journal of Avian Biology, 48(8), 1104–1113. https://doi.org/10.1111/JAV.01380
Sari, N. S., Hadi, S., & Susetyarini, E. (2021). Analisis Struktur dan Komposisi Vegetasi Tumbuhan Di Taman Hutan Raya Raden Soerjo Prigen Pasuruan. ULIN: Jurnal Hutan Tropis, 5(2), 122–133.
Saulnier, A., Bleu, J., Boos, A., Millet, M., Zahn, S., et al. (2022). Reproductive Differences Between Urban and Forest Birds Across The Years: Importance Of Environmental And Weather Parameters. Urban Ecosystems. DOI: 10.1007/s11252-022-01305-9.
Tjoa, M., & Latumahina, F. (2021). Forest Land Management System and Effect on the Presence of Birds at Nusa Laut Island. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 819(1). https://doi.org/10.1088/1755- 1315/819/1/012077
Warisno, & Dahana, K. (2009). Investasi Sengon: Langkah Praktis Membudidayakan Pohon Uang. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama






