Penerapan Model Teams Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar dan Rasa Percaya Diri Peserta Didik Kelas XE3 SMAN 1 Palu Pada Materi Perubahan Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.35334/hd1yqx43Keywords:
Kartu soal domino, keaktifan peserta didik, PTK, TGTAbstract
Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan beljar dan rasa percaya diri peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan media kartu soal domino pada materi perubahan lingkungan di kelas XE3 SMAN 1 Palu. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada setiap siklus. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta divalidasi menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT menggunakan media kartu soal domino mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Keaktifan peserta didik pada siklus I mencapai 59,89% (kategori cukup tinggi) dan meningkat menjadi 74,93% (kategori tinggi) pada siklus II. Sementara itu, ketuntasan hasil belajar siswa naik dari 75% pada siklus I menjadi 91,66% pada siklus II.
References
Arsyad, A. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Teams Games Tournamen Untuk Meningkatkan Keaktifan dan hasil Belajar IPA. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar. 1 (3): 155-162.
Asri Hardini. (2019). Pengaruh Metode Pembelajaran TGT dan Gaya Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Materi Pokok Hidrolisis Garam Kelas XI Semester 2 SMA Negeri 4 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan Kimia UNS (JPK). Vol.2 No.4.
Huda. (2016) Pengaruh Model Pembelajaran TGT Menggunakan Media Puzzle Terhadap Keaktifan Dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Pada Materi Sistem Ekskresi. Bioma. 6 (2).
Kuandar. (2010). Guru Profesional: Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Sukses dalam Sertifikasi Guru. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Luthfi, M. R. A., Huda, C., & Susanto, J. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik Kelas V Tema 8 di SD Negeri 1 Selo Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. Jurnal Paedagogy, 8(3), 422.
Murwindra, Rosa. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournaments) Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Ketuntasan Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Sistem Koloid di Kelas XII TKJ SMK Yapim Siak Hulu. Perspektif Pendidikan dan Keguruan. 8 (1). ISSN 1411-3570.
Niko, E., & Mulyani. (2013). Penggunaan Media Puzzle untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS dengan Tema Keluarga pada Siswa Sekolah Dasar. JPGSD. 1(2), 1-10
Prameswari, T., & Bahtiar, R. S. (2023). Penerapan model pembelajaran kooperatif TGT untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas V SDN Dukuh Kupang V Surabaya. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 123–132.
Sanjaya. (2014). Penerapan Pembelajaran Team Games Tournaments dengan Bantuan Chemimagz untuk Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Kimia Koloid Kelas XI IPA 3 Semester Genap SMA Negeri Kebakkramat Tahun Ajaran 2014/2015. Jurnal Pendidikan Kimia (JPK). 5 (1): 64- 70
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Shoimin. (2014). Peningkatan aktivitas dan hasil belajar biologi menggunakan model pembelajaran teams games tournament (TGT) disertai teka-teki silang (crossword puzzles) pada siswa kelas VII (SMP Mitra Jember semester genap tahun pelajaran 2012/2013). Pancaran Pendidikan, 3(2), 93-102.
Slavin. (2005). Cooperative Learning: Theory, Research and Practice. London: Allymand Bacon
Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: PT.Rineka Cipta.
Yudianto, W. D., Kamin, S., & Ega, T. B. (2014). Model Pembelajaran Team Games Tournament untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK. Journal of Mechanical Enginering Education.1(2), 323-330






