Penerapan Strength and Balance Exercise terhadap Rasa Takut Jatuh pada Lansia di Kecamatan Jetis, Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.35334/neotyce.v6i1.689Keywords:
Keseimbangan, lansia, latihanAbstract
Lansia mengalami penurunan fungsi pada aspek fisik, psikologis, dan sosialnya. Penurunan kekuatan otot dan kestabilan lansia menyebabkan jatuh dan meningkatkan rasa takut jatuh (fear of falling). Rasa takut jatuh ini, justru dapat meningkatkan risiko jatuh. Strength and balance exercise dilakukan sebagai upaya untuk menurunkan rasa takut jatuh akibat kejadian jatuh pada lansia. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui pengaruh Strength and balance exercise terhadap rasa takut jatuh (fear of falling) yang dialami lansia. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan laporan kasus (case report) pada setting komunitas. Subjek kegiatan ini merupakan seorang lansia dengan rasa takut jatuh pada kategori sedang. Intervensi telah dilakukan pada tanggal 11 Januari-8 Februari 2025. Kegiatan berfokus pada observasi hasil intervensi selama 4 minggu sebanyak 4x latihan dengan tiap sesinya 30 menit. Evaluasi dilakukan dengan bantuan instrumen Falls Efficacy Scale International untuk mengukur rasa takut jatuh lansia. Hasil kegiatan didapatkan ada penurunan rasa takut jatuh pada lansia. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan strength and balance exercise mampu menurunkan tingkat takut jatuh lansia.




