Happy Hand Exercise untuk Meningkatkan Fungsi Tangan Lansia dengan Stroke
DOI:
https://doi.org/10.35334/neotyce.v6i2.657Keywords:
Lansia, Stroke, Latihan tangan, fungsi motorik, pengabdian masyarakatAbstract
Kondisi penyakit kronis pada lansia, khususnya stroke, sering menyebabkan penurunan fungsi motorik tangan yang berdampak pada keterbatasan aktivitas sehari-hari. Gangguan fungsi tangan dapat menurunkan kemandirian dan kualitas hidup lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kekuatan genggam, kelenturan, dan koordinasi tangan lansia melalui intervensi Happy Hand Exercise. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan mengenai pentingnya fungsi tangan, demonstrasi latihan menggunakan bola karet dan karet gelang, praktik bersama, serta pembagian leaflet sebagai panduan latihan mandiri. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Januari 2026 di Puskesmas Purwosari Kudus dengan sasaran lansia peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti seluruh rangkaian latihan dengan baik dan menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya latihan tangan secara rutin. Sebagian besar peserta menyatakan tangan terasa lebih ringan dan lentur setelah latihan. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan lansia dalam melakukan latihan tangan secara mandiri. Happy Hand Exercise dapat direkomendasikan sebagai intervensi sederhana dan berkelanjutan dalam program pelayanan kesehatan lansia di komunitas.




