Upaya Pencegahan Pernikahan Usia Dini Melalui Pendidikan Kesehatan Reproduksi pada Remaja
DOI:
https://doi.org/10.35334/neotyce.v6i1.615Keywords:
Remaja, Pendidikan kesehatan reproduksi, Pencegahan, Pernikahan Usia DiniAbstract
Pernikahan usia dini merupakan salah satu permasalahan sosial yang berdampak luas terhadap kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan remaja. Faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya angka pernikahan dini di Indonesia adalah rendahnya tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi serta pengaruh sosial budaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang dampak pernikahan dini dan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi melalui edukasi interaktif di Rumah Pintar Desa Tanjung Pasir, Kota Tarakan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap yaitu: pretest, pemberian pendidikan kesehatan reproduksi, dan posttest. Kegiatan melibatkan ibu-ibu, Orang tua dan remaja serta kader posyandu sebagai peserta aktif.dengan pendekatan ceramah, diskusi kelompok, dan pemutaran video edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja tentang dampak fisik, psikologis, dan sosial dari pernikahan dini. Pendidikan kesehatan reproduksi terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja untuk menunda usia perkawinan. Disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkala di sekolah melalui kolaborasi lintas sektor untuk mencegah praktik pernikahan usia dini di wilayah perbatasan




