Pemanfaatan Media Interaktif Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Dalam Pencegahan KTD (Kehamilan Tidak Diinginkan) Di Posyandu Remaja "Healthy Teenager"
DOI:
https://doi.org/10.35334/neotyce.v6i1.538Keywords:
Media Interaktif; Kespro; Remaja, Pencegahan KTDAbstract
Seks aktif pra nikah pada remaja berisiko terhadap kehamilan remaja dan penularan penyakit menular seksual. Kehamilan yang tidak direncanakan pada remaja perempuan dapat berlanjut pada aborsi dan pernikahan remaja. Keduanya akan berdampak pada masa depan remaja tersebut, janin yang dikandung dan keluarganya. Pada masa teknologi yang berkembang pesat saat ini maka sangat memungkinkan para remaja dapat mengakses berbagai informasi mulai dari yang positif sampai dengan yang negative, dari yang bermanfaat secara ilmiah sampai dengan yang hiburan termasuk akses pornografi. Pada penelitian ini para Informan memiliki sarana gadged untuk mengakses berbagai informasi termasuk akses pornografi. Remaja yang sering terpapar pornografi beresiko berperilaku seksual 1,3 kali dibandingkan remaja yang tidak pernah mengakses pornografi. Makin meningkatnya remaja yang terpapar pornografi merupakan suatu masalah besar yang berkontribusi terhadap meningkatnya jumlah remaja yang berperilaku seksual aktif. Dengan demikian perilaku seksual aktif ini akan mendorong remaja untuk melakukan hubungan seksual pranikah yang salah satu dampaknya kehamilan tidak diinginkan pada remaja. Remaja yang sering terpapar pornografi beresiko berperilaku seksual 1,3 kali dibandingkan remaja yang tidak pernah mengakses pornografi. Makin meningkatnya remaja yang terpapar pornografi merupakan suatu masalah besar yang berkontribusi terhadap meningkatnya jumlah remaja yang berperilaku seksual aktif. Dengan demikian perilaku seksual aktif ini akan mendorong remaja untuk melakukan hubungan seksual pranikah yang salah satu dampaknya kehamilan tidak diinginkan pada remaja.




