Mitos dan Fakta Seputar Tradisi Kehamilan pada Masyarakat Suku Dayak

Authors

  • Ika Yulianti Universitas Borneo tarakan Author
  • Doris Noviani Universitas Borneo Tarakan Author
  • Andi Sri Hastuti Handayani Usman Universitas Borneo Tarakan Author

DOI:

https://doi.org/10.35334/neotyce.v6i1.362

Keywords:

Kehamilan, suku dayak, Mitos dan Fakta, edukasi kesehatan

Abstract

Kepercayaan tradisional mengenai kehamilan masih mengakar kuat dalam masyarakat Suku Dayak sebagai bagian dari kearifan lokal, namun sebagian praktik belum sepenuhnya selaras dengan bukti medis modern dan berpotensi menimbulkan miskonsepsi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi mengenai perbedaan antara mitos dan fakta medis terkait kehamilan dalam konteks budaya Dayak. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan selama 40 menit yang meliputi penyampaian materi, pembagian brosur, diskusi interaktif, dan evaluasi melalui tanya jawab). Materi mencakup pantangan makanan, pembatasan aktivitas dan waktu mandi, ritual adat, serta pentingnya aktivitas fisik dan pemenuhan gizi seimbang. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta bahwa konsumsi makanan secara moderat, kebersihan diri, aktivitas fisik terkontrol, serta asupan gizi adekuat termasuk telur sebagai sumber protein dan zat besi mendukung kesehatan ibu hamil. Edukasi berbasis bukti ilmiah yang sensitif terhadap budaya efektif meningkatkan kesadaran masyarakat tentang praktik kehamilan yang aman dan rasional; pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat kesehatan maternal di komunitas adat.

Downloads

Published

2026-03-08