ANALISIS STUDI KELAYAKAN INDUSTRI BATIK DI KOTA TARAKAN
DOI:
https://doi.org/10.35334/jureka.v2.i1.128Kata Kunci:
Industri Batik, Studi Kelayakan, R/C Ratio, B/C Ratio, BEPAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kelayakan usaha batik di Kota Tarakan. Jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah usaha batik yang ada di Kota Tarakan, jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder, teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik pengawasan,wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga alat analisis kelayakan yaitu, analisis R/C Ratio (Revenue Cost), B/C Ratio (Benefit Cost), dan BEP (Break Event Point), dari keempat analisis tersebut telah dilaksanakan observasi pada masing-masing objek usaha batik yang ada di Kota Tarakan yaitu pada analisis data R/C Ratio dari keempat usaha tersebut dinyatakan menguntungkan untuk dilaksanakan, sedangkan pada analisis data B/C Ratio usaha batik Pakis Asia dan batik D’Erte dinyatakan layak untuk dilaksanakan, pada analisis data B/C Ratio batik Semandat dan Julak batik dinyatakan rugi dan tidak layak dilaksanakan. Dan pada analis BEP produksi dan BEP harga dari keempat usaha tersebut dinyatakan berada pada titik impas.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Charitin Devi, Rizky Agusriyanti Irna (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










