KETIDAKLANGSUNGAN EKSPRESI DALAM ANTOLOGI PUISI BERJUDUL AKU LELAKIMU SETIA MENUNGGUMU KARYA KANG MAMAN (KAJIAN SEMIOTIK RIFFATERRE)

Authors

  • Lisa Findi Perdani Universitas Borneo Tarakan Author
  • Erna Wahyuni Universitas Borneo Tarakan Author
  • Muhammad Ilham Universitas Borneo Tarakan Author

Keywords:

Antologi puisi, ketidaklangsungan ekspresi, Riffaterre, semiotik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidaklangsungan ekspresi dalam antologi puisi yang berjudul Aku Lelakimu Setia Menunggumu karya Kang Maman menggunakan kajian semiotik Riffaterre. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan data primer dan sekunder yang melibatkan analisis terhadap ketidaklangsungan ekspresi dalam antologi puisi yang mengandung ketidaklangsungan ekspresi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak dan catat. Teknik analisis data merupakan metode pemaknaan Riffaterre yang terdiri atas ketidaklangsungan ekspresi dengan metode analisis yang diterapkan yaitu menggunakan analisis interaktif yang meliputi penggumpulan data dan klarifikasi data. Berdasarkan analisis data, dari total 3 bagian, yaitu ketidaklangsungan ekspersi terdapat 29 data penggantian arti, terdapat 18 data pada penyimpangan arti, dan terdapat 31 data pada penciptaan arti. Hal ini menunjukkan bahwa dalam puisi Aku Lelakimu Setia Menunggumu banyak mengandung ketidaklangsungan ekspresi yang sengaja disusun oleh penulisnya, sehingga apabila puisi ini dibaca akan memberi kesan menarik untuk para pembacanya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggito, & Setiawan. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak. Arikunto. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta. Darmayanti, dkk (2016). Buku Pintar Sastra Indonesia. Yogyakarta: Araska.

Endaswara, & Suwardi. (2011). Metodologi Penelitian Sastra. Jakarta: PT Buku Seru Graha Ilmu.

Faruk. (2012). Pengantar Sosiologi Sastra dari Strkturalisme Genetik sampai PostModernisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Findi Perdani, Lisa (2025). Ketidaklangsungan Ekspresi dalam Antologi Puisi Berjudul Aku Lelakimu Setia Menunggumu Karya Kang Maman (Kajian Semiotik Riffaterre). Tarakan: UBT.

Hidayati, E., Wardiah, D., & Ardiansyah, A. (2021). Klasifikasi Emosi Tokoh Dalam Novel Titian Takdir Karya W Sujani (Kajian Psikologi Sastra). Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 2006.

Hoed, H.,q & Benny. (2011). Semiotika dan Dinamika Sosial. Jakarta: Komunitas Bambu. Krisna, Devi 2021. Antologi Puisi Sei Kayan Karya M. Tobroni: Kajian Semiotik Riffatrre. Skripsi (S1). Universitas Borneo Tarakan.

Kriyantono. (2020). Teknik praktis riset komunikasi kuantitatif dan kualitatif disertai contoh praktis Skripsi, Tesis, dan Disertai Riset Media, Public Relations, Advertising, Komunikasi Organisasi, Komunikasi Pemasaran. Rawamangun: Prenadamedia Group.

Maisyaro, Aisyah Siti. 2015. Nilai Moral Pada Antologi Puisi Untuk Meis Kaya Ishadi SK : Kajian Semiotik Riffatrre. Skripsi (S1) Universitas Borneo Tarakan.

Miles, M., & Michael, H. (1995). Analisis Data Kualitatif (Terjemahan Tjejep Rohidi). Jakarta: UI Press.

Pradopo. (2007). Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Preminger. (1974). Princeton Encyclopedia of Poetry and Poetics. Princeton: Princeton University Press.

Rahman, Hidayah Muhammad. 2019. Ketidak Langsungan Ekspresi Puisi Dalam Atologi Puisi Cuaca Buruk Sebuah Buku Puisi Karya S Palogai Suatu Kajian Semiotik Of Poetry M. Riffatrre. Universitas Negeri Makassar.

Ratih. (2017). Teori dan Aplikasi Semiotik Michael Riffaterre (2nd ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Riffaterre, M. (1978). Semiotics of Poetry. Bloomington & London: Indiana. Bloomington & London: Indiana.

Rusmana. (2014). Filsafat Semiotika: Paradigma, Teori, dan Metode Interpretasi Tanda dari Semiotika Struktural Hingga Dekonstruksi Praktis. Bandung: Pustaka Setia.

Samosir. (2013). Apresiasi Puisi. Bandung: Yrama Widya.

Sidiq, U., & Choiri, M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan (A. Mujahidin (ed.)). Ponorogo: CV Nata Karya.

Sobur. (2009). Semiotika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Sudjiman. (1992). Serba-Serbi Semiotika. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. ALFABETA, cv. Bandung: Alfabeta CV.

Suherman, Maman. (2022). Aku Lelakimu Setia Menunggumu. Jakarta Gramedia Widiasarana Indonesia.

Tarigan. (1993). Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa.

Waluyo, Herman (2003). Apresiasi Sastra. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Wellek. (1962). Teori Kesusastraan, Di-Indonesiakan oleh Melani Budianta. Jakarta: Gramedia.

Wicaksono. (2014). Pengkajian Prosa Fiksi. Yogyakarta: Garudhawaca.

Downloads

Published

2025-04-28

Issue

Section

Articles