Pengaruh Kandungan Alelopati Tanaman Babandotan, Alang-alang, dan Kemangi Terhadap Perkecambahan Biji Tanaman Jagung (Zea mays) dan Kacang Hijau (Vigna radiata)

Authors

  • Sri reski Pendidikan Biologi/Universitas Borneo Tarakan, Kota Tarakan Author
  • Salmon Mathius Kaloto Universitas Borneo Tarakan Author
  • Ramadhani Triana Universitas Borneo Tarakan Author
  • Miranda Universitas Borneo Tarakan Author
  • Merlin Marten Lukas Universitas Borneo Tarakan Author
  • Khairiyah Rana Rif'at Universitas Borneo Tarakan Author
  • Fenny Maylinda Universitas Borneo Tarakan Author

DOI:

https://doi.org/10.35334/56t0bt96

Keywords:

Alelopati, Perkecambahan, Ageratum conyzoides, Imperata cylindrica, Ocimum basilicum, Zea mays, Vigna radiata

Abstract

Alelopati berperan penting dalam interaksi antartanaman melalui pelepasan senyawa biokimia yang mampu menghambat maupun merangsang pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ekstrak alelopati daun kemangi (Ocimum basilicum), babandotan (Ageratum conyzoides), dan alang-alang (Imperata cylindrica) terhadap proses perkecambahan dan pertumbuhan awal kacang hijau (Vigna radiata) serta jagung (Zea mays). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif eksploratif berbasis eksperimen dengan lima taraf konsentrasi ekstrak, yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%, yang diaplikasikan pada Vigna radiata L. dan Zea mays L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek alelopati bervariasi bergantung pada jenis tanaman uji dan konsentrasi ekstrak yang diberikan. Secara umum, semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan, semakin kuat efek penghambatan yang ditimbulkan. Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi alelopati bersifat spesifik terhadap spesies dan sangat dipengaruhi oleh konsentrasi ekstrak, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai alternatif pengendalian gulma secara alami serta mendukung penerapan sistem pertanian berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-08-07

Issue

Section

Articles