Strategi Coping Stres Mahasiswa Baru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: Studi Kuantitatif Berbasis Survei
DOI:
https://doi.org/10.35334/jbkb.v7i1.188Keywords:
stress coping , studentsAbstract
Transisi dari sekolah menengah ke perguruan tinggi sering menimbulkan stres akademik dan psikologis bagi mahasiswa baru, khususnya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan strategi coping stres yang digunakan mahasiswa baru FKIP dengan sampel 325 responden (83% perempuan, 17% laki-laki). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Brief COPE dan dianalisis secara deskriptif. Alat ukur yang digunakan adalah Brief COPE yang dikembangkan oleh Carver, Scheier, dan Weintraub yang mengacu pada teori stres dan coping. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Problem-focused coping dominan digunakan, terutama active coping, planning, dan use of instrumental support; (2) Emotion-focused coping juga signifikan dengan religion dan emotional support sebagai pilihan utama; (3) Strategi kurang adaptif seperti denial dan behavioral disengagement muncul dalam persentase rendah. Temuan ini menyoroti pentingnya program bimbingan kampus yang mendukung pengembangan coping adaptif sejak tahun pertama perkuliahan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JBKB

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.