Kajian Mahasiswa Kkn Terhadap Infrastruktur Pendidikan Di Daerah Terpencil: Studi Kasus SD 011 Desa Tunjung
DOI:
https://doi.org/10.35334/5y75zt79Keywords:
Infrastruktur pendidikan, daerah terpencil, kualitas pembelajaran, mahasiswa KKN, SD 011 Desa TunjungAbstract
Kualitas pendidikan di daerah terpencil sangat dipengaruhi oleh ketersediaan infrastruktur yang memadai, termasuk fasilitas sekolah, sarana pembelajaran, dan dukungan teknologi. SD Negeri 011 Desa Tunjung menghadapi berbagai kendala akibat keterbatasan infrastruktur, seperti minimnya ruang kelas yang memaksa pihak sekolah melakukan penyekatan ruangan, sehingga mengganggu konsentrasi belajar siswa. Selain itu, keterbatasan sarana pembelajaran, seperti kurangnya buku pelajaran, alat bantu edukasi, serta akses terhadap teknologi, semakin menghambat efektivitas proses belajar mengajar. Kajian ini dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi kondisi infrastruktur sekolah serta dampaknya terhadap pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterbatasan infrastruktur berkontribusi terhadap rendahnya motivasi belajar siswa, terbatasnya penerapan metode pembelajaran inovatif, serta kesulitan mencapai standar pendidikan yang optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan fasilitas fisik, penyediaan sarana pembelajaran yang lebih memadai, serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak dan berkualitas di SD 011 Desa Tunjung.
References
Juita, G., Jahera, J., Zulkifli, A., & Ananda, R. (2024). Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Dalam Meningkatkan Proses Pembelajaran Yang Efektif. Elementary School, 11, 572–582.
Lisnawati, A., Auliadi, Adhari, F. N., Hanipah, R., & Rostika, D. (2023). Problematika Sarana Prasarana dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7, 30987–30993.
Tutik Yuliarsih, Dyah Ayu Permatasari, F. U., & Sudjono. (2024). Analisis Penerapan Standar Sarana Prasarana Di Sdn Beji 01 Kecamatan Ungaran Timur. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 09(September).





