TAK Dengan Menghias Cermin dengan Clay sebagai Terapi Motorik bagi Lansia di Yayasan LKS Almarhamah
DOI:
https://doi.org/10.35334/zfnggb91Keywords:
Stroke Non hemorogik, Rehabilitasi Neurologis, Terapi clay, Terapi Motorik, LansiaAbstract
Stroke non-hemoragik, yang dikenal juga sebagai stroke iskemik, merupakan kondisi neurologis akibat terganggunya aliran darah ke otak oleh bekuan darah (trombus atau embolus), sehingga neuron pada area terdampak tidak menerima oksigen dan nutrisi yang cukup. Faktor risiko utama meliputi hipertensi, diabetes mellitus, kolesterol tinggi, aterosklerosis, merokok, konsumsi alkohol berlebihan, obesitas, dan riwayat penyakit jantung seperti fibrilasi atrium. Gejala yang muncul bergantung pada lokasi dan luas kerusakan otak, antara lain kelemahan atau mati rasa pada satu sisi tubuh, kesulitan berbicara atau memahami bahasa, gangguan penglihatan, koordinasi dan gangguan berjalan, serta penurunan fungsi kognitif. Pencegahan dilakukan dengan kontrol faktor risiko melalui gaya hidup sehat dan pengobatan komorbiditas. Implementasi strategi ini penting untuk meminimalkan kerusakan otak dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Dalam kegiatan ini, penerapan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) pada lansia dengan mayoritas riwayat hipertensi menunjukkan hasil positif, di mana peserta merasa lebih rileks, lebih mudah mengikuti aktivitas motorik sederhana, serta menyatakan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap kegiatan.
References
Arsenia, D. (2021). Gejala klinis dan penatalaksanaan stroke pada lanjut usia. Jurnal Neurologi Indonesia, 14(2), 112–120.
Kemenkes RI. (2018). Laporan nasional penyakit tidak menular: Stroke di Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kusyani, L., & Aklan, B. (2022). Masalah keperawatan pada pasien stroke dan penanganannya. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 10(1), 45–52.
Noriko, A., Putra, D., & Handayani, R. (2020). Faktor risiko tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol pada kejadian stroke. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 210–218.
Robinson, M., Allen, T., & Cooper, J. (2023). Global stroke burden and mortality trends. World Stroke Organization Review, 5(1), 1–15.
Sari, P., Lestari, W., & Nugroho, A. (2023). Efektivitas mirror therapy terhadap pemulihan motorik pasien stroke non-hemoragik. Jurnal Rehabilitasi Medik, 9(2), 88–96.
Valentina, R., Susanto, A., & Widodo, B. (2022). Hemiparesis dan gangguan refleks postural pada pasien stroke: Tinjauan klinis. Jurnal Fisioterapi Indonesia, 7(4), 233–241.





