Penerapan Metode Edukasi Lintas Pos Untuk Meningkatkan Pengetahuan Diabetes Melitus Pada Kader Desa Puliharjo
DOI:
https://doi.org/10.35334/tj6q5b89Keywords:
Desa Puliharjo, Diabetes Melitus, Kader Kesehatan , Lintas PosAbstract
Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis dengan angka kejadian yang terus meningkat baik di tingkat global maupun nasional, termasuk di Desa Puliharjo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman kader Desa Puliharjo tentang DM melalui metode edukasi lintas pos. Pelaksanaan kegiatan mencakup sosialisasi dan pembelajaran interaktif pada empat pos: mitos dan fakta seputar DM, kuis interaktif, pemahaman indeks glikemik, serta permainan edukatif. Sebanyak 25 kader desa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan nilai post -test tertinggi pada kelompok usia 31–40 tahun (rata-rata 76 poin) dan peserta dengan pekerjaan wiraswasta (rata -rata 80 poin). Usia dan pekerjaan terbukti memengaruhi tingkat pemahaman informasi kesehatan. Kegiatan ini berhasil membentuk kader sebagai agen perubahan dalam upaya pencegahan dan pengendalian DM di masyarakat. Ke depannya, metode edukasi disarankan lebih disesuaikan dengan karakteristik peserta agar hasil yang diperoleh lebih maksimal.
References
Kementerian Kesehatan RI. Laporan Riskesdas 2023 Nasional. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023. p.232–235.
Khristiani, E. R., Damayanti, S., & Zulkoni, A. (2024). Determinasi Faktor Resiko Terjadinya Penyakit Diabetes Melitus Di Wilayah Puskesmas Imogiri Bantul. JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 17(1).
Kumar, A., Gangwar, R., Ahmad Zargar, A., Kumar, R., & Sharma, A. (2024). Prevalence of diabetes in India: A review of IDF diabetes atlas 10th edition. Current diabetes reviews, 20(1), 105-114.
Lubis, R. M., & Arifin, N. (2021). Tingkat Pengetahuan Lansia Terhadap Diabetes Militus Tipe Ii Pasca Promkes Di Pulau Pramuka. Jurnal Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya, 7(2).
Pangribowo, S. (2020). Tetap Produktif, Cegah, dan Atasi Diabetes Melitus. Pusat Data dan Informasi. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Rizal, S., Ibrahim, N., PRATIWI, N. K. C., Saidah, S., & FUâ, R. Y. N. (2020). Deep learning untuk klasifikasi diabetic retinopathy menggunakan model efficientnet. ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika, 8(3), 693.
Winahyu, K. M. (2023). Beyond Citation Counts: Dampak Penerbitan Artikel terhadap Pengembangan Karir Peneliti Keperawatan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI), 6(2), 121-123





