PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI SETELAH KOMBINASI LATIHAN SLOW DEEP BREATHING DAN PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SALAM DI PUSKESMAS WILAYAH KABUPATEN SUMEDANG
DOI:
https://doi.org/10.35334/3j4zcf94Keywords:
hipertensi, slow deep breathing, daun salam, Tekanan DarahAbstract
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di pelayanan kesehatan primer dan termasuk dalam sepuluh besar penyakit terbanyak di salah satu Puskesmas wilayah Kabupaten Sumedang. Upaya pengendalian hipertensi tidak hanya dilakukan melalui terapi farmakologis, tetapi juga dapat didukung dengan terapi nonfarmakologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi latihan slow deep breathing dan air rebusan daun salam terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di salah satu Puskesmas Wilayah Kabupaten Sumedang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi di salah satu Puskesmas Wilayah Kabupaten Sumedang sebanyak 40 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Intervensi diberikan selama 7 hari berupa latihan slow deep breathing dan konsumsi air rebusan daun salam. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat perbedaan tekanan darah yang bermakna sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan penelitian ini adalah kombinasi latihan slow deep breathing dan air rebusan daun salam berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Diharapkan intervensi


















