Efektivitas dan Kontribusi Penerimaan PBB terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kota Tarakan

Authors

  • riyans ardiansyah universitas borneo tarakan Author

DOI:

https://doi.org/10.35334/b7a2j854

Keywords:

Land and Building Tax, Effectiveness, Contribution, Local Revenue

Abstract

This study examines the effectiveness and contribution of Land and Building Tax (LBT) to Local Own-Source Revenue (PAD) in Tarakan City from 2018 to 2023. Using a quantitative descriptive approach, the research is based on secondary data obtained from the city’s budget realization reports. Effectiveness was measured by comparing realized revenue with predetermined targets, while contribution was calculated as the ratio of LBT revenue to PAD. The findings reveal fluctuating effectiveness: categorized as less effective in 2018, 2022, and 2023, effective in 2019, and very effective in 2020–2021. Despite these variations, the contribution of LBT to PAD remained consistently low, ranging from 8% to 14%. These results indicate that LBT, although achieving revenue targets in certain years, has yet to serve as a major component of PAD. The study contributes theoretically by enriching literature on local taxation and fiscal performance, and practically by providing recommendations for enhancing tax administration, data accuracy, and digitalization to strengthen regional fiscal independence.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bratakusumah, S., & Solihin, D. (2002). Otonomi Daerah dan Manajemen Keuangan Daerah. Jakarta: Gramedia.

Firdaus, A., & Ardiansyah, R. (2023). Evaluasi pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan perdesaan dan perkotaan. Jurnal Ekonomi Daerah, 15(1), 1–12.

Guritno, T. (1992). Kamus Ekonomi. Jakarta: Mitra Ilmu.Halim, A. (2004). Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.

Hasanah, M., & Putra, F. (2022). Kontribusi PBB terhadap Pendapatan Asli Daerah: Studi pada kota besar. Jurnal Kebijakan Fiskal, 10(2), 45–59.

Maulana, R., & Fitria, A. (2023). Validitas data sekunder dalam penelitian kebijakan publik. Jurnal Metodologi Sosial, 5(1), 41–53.

Maulida, I., & Rachman, M. (2023). Digitalisasi pengelolaan PBB dalam meningkatkan efektivitas PAD. Jurnal Administrasi Publik, 11(2), 78–91.

Mardiasmo. (2004). Perpajakan. Yogyakarta:

Nugroho, Andi. B., & Lestari, D. (2023). Pajak daerah dan implikasinya terhadap pelayanan publik. Jurnal Pemerintahan dan Keuangan Daerah, 6(1), 33–47.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 690.900-237 Tahun 1996. Tentang Pedoman Penilaian dan Kinerja Keuangan. Jakarta

Ramadhani, F., & Dewi, T. (2023). Efektivitas PBB di Kabupaten Sleman: Kajian terhadap basis data dan edukasi wajib pajak. Jurnal Riset Ekonomi dan Daerah, 7(1), 21–34.

Rachman, M., & Hidayat, T. (2022). Metode kuantitatif dalam analisis kebijakan fiskal daerah. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 8(2), 54–66.

Resmi, S. (2012). Perpajakan: Teori dan Kasus. Jakarta: Salemba Empat.

Simanjuntak, Y., & Siregar, R. (2022). Tantangan pengelolaan pajak kebendaan di era digital. Jurnal Pajak dan Daerah, 14(3), 56–68.

Suwarno, A. E., & Suhartingsih. (2008). Efektivitas evaluasi potensi pajak daerah sebagai sumber PAD. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 7(2), 162–173.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Details/38763/uu-no-28- tahun-2009

Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Details/38685/uu-no-23-tahun-2014

Published

12/26/2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

ardiansyah, riyans. (2025). Efektivitas dan Kontribusi Penerimaan PBB terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kota Tarakan. Jurnal Ekonomika, 16(3), 562-573. https://doi.org/10.35334/b7a2j854

Similar Articles

1-10 of 15

You may also start an advanced similarity search for this article.