Makna Hutang dan Pengelolaan Keuangan Dalam Upacara Adat: Kajian Tentang Persembahan Spiritual pada Upacara Kasada di Tengger

Authors

  • Rika Nur Widiastutik Universitas Negeri Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.35334/yq9z0566

Keywords:

Hutang Spiritual; Pengelolaan Keuangan; Upacara Kasada; Suku Tengger; Postmodernisme.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna hutang dalam upacara Kasada suku Tengger serta menjelaskan pengelolaan keuangan dalam pelaksanaan upacara tersebut dari perspektif budaya lokal yang berbeda dengan praktik pengelolaan keuangan organisasi pada umumnya. Dengan pendekatan kualitatif dan paradigma postmodernisme, penelitian ini menggunakan wawancara mendalam terhadap kepala desa dan masyarakat suku Tengger sebagai informan utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hutang dalam konteks upacara Kasada bukan hanya dipahami sebagai kewajiban finansial, melainkan sebagai bentuk hutang spiritual dan rasa syukur kepada Tuhan dan Alam Semesta, yang menjadi bagian dari tanggung jawab menjaga keharmonisan antara dunia manusia dan dunia spiritual. Pengelolaan keuangan dalam upacara ini dilakukan melalui kontribusi sukarela masyarakat yang mencerminkan nilai-nilai sosial dan religius yang kuat. Implikasi praktis dari penelitian ini mendorong pemerintah dan otoritas lokal untuk memahami dimensi kultural dalam perumusan kebijakan serta mendorong pembentukan organisasi masyarakat guna mendukung keberlanjutan dan efektivitas pengelolaan upacara. Penelitian ini menawarkan nilai orisinal melalui penggunaan pendekatan postmodernisme untuk menafsirkan makna hutang dalam konteks budaya dan spiritual masyarakat Tengger.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anas, M. (2013). Telaah Metafisik Upacara Kasada, Mitos dan Kearifan Hidup dalam Masyarakat Tengger. Kalam, 7(1), 21–52.

Cahyanum, M. N. (2023). Refleksi Epistemologi Postmodernisme dalam Konteks Pemahaman Realitas Subyektif. Literacy Notes, 1(2).

Dewi, F. N. I., Sopanah, S., & Hasan, K. (2022). Mengungkap akuntansi budaya atas pembiayaan ritual upacara adat kasada suku tengger bromo semeru. Proceeding of National Conference on Accounting & Finance, 407–413.

Efferin, S. (2015). Akuntansi, spiritualitas, dan kearifan lokal: beberapa agenda penelitian kritis. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 6(3), 466–480.

Hardiman, F. B., & Mulawarman, A. D. (2022). Diskursus Sains Kontemporer dan Implikasinya pada Akuntansi. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(1), 1–15.

Hasan, J., Amaliah, T. H., & Wuryandini, A. R. (2025). Mengungkap Praktik Akuntansi Dalam Tradisi Pohulo’o. YUME: Journal of Management, 8(1.1), 375–392.

Lovita, E., Amerieska, S., Purwaningrum, J. P., Muzid, S., Siswono, T. Y. E., Kurniadi, G., Rahayu, S., Mirosea, N., Wawo, H. A. B., & Hindaryatiningsih, N. (2022). Riset dalam Perspektif budaya. Penerbit Peneleh.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. sage.

Mulawarman, A. D. (2020). Accounting, Agriculture, and War. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 11(1), 1–22.

Mursal, M. (2020). Pengembangan Ekonomi Syariah Berbasis Kearifan Lokal. Calina Media.

Purnamawati, I. G. A. (2018). Dimensi Akuntabilitas dan Pengungkapan pada Tradisi Nampah Batu. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 9(2), 312–330.

Puspasari, E. (2025). Revitalisasi Ekonomi Gotong Royong: Transformasi Pendidikan Ekonomi Pancasila Sebagai Pilar Kedaulatan Ekonomi. Jurnal Ekuilnomi, 7(2), 582–591.

Simanjuntak, C. R., Zega, O. F., Silaban, M., Balen, J., & Aruan, H. M. G. P. (2025). Konsep Aset, Liabilitas dan Ekuitas. Economics and Digital Business Review, 6(2), 1612–1619.

Sudrajat, B., Yasin, R., Wigiyanti, W., & Marlvasha, L. S. (2024). Peran tradisi gotong royong dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Karangpucung dalam perspektif ekonomi Islam. AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam Dan Budaya, 4(02).

Susanto, A., & Meiryani. (2019). Current Liabilities, Contingencies And The Time Value Of Money. International Journal of Scientific & Technology Research, 8, 162–164. https://consensus.app/papers/current-liabilities-contingencies-and-the-time-value-of-susanto-meiryani/e6523c906df5545498b88a52e761b9b8/

Ulandari, A., & Anam, M. Y. (2024). Contingent Liability in Traditional Economic Transactions: An Islamic Business Ethics Study in Dusun Cappego: Utang-Piutang Bersyarat dalam Praktik Transaksi Ekonomi Tradisional: Kajian Etika Bisnis Islam di Dusun Cappego. Az-Zarqa’: Jurnal Hukum Bisnis Islam, 16(2), 203–223.

Wadjo, M. A., & Mugiati, S. E. (2025). BUKU AJAR TEORI AKUNTANSI. Uwais Inspirasi Indonesia.

Wahono, H. T. T. (2024). Peran Sistem Informasi Manajemen Dalam Meningkatkan Transparansi Dan Akuntabilitas. Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, Dan Sosial Budaya, 30(5), 97–110.

Zurohman, A., Bahrudin, B., & Risqiyah, F. (2022). Nilai budaya lokal pada upacara kasada dalam upaya pelestarian kebudayaan masyarakat suku tengger desa ngadisari kecamatan sukapura kabupaten probolinggo. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 5(1), 27–32.

Published

08/25/2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

Widiastutik, R. N. (2025). Makna Hutang dan Pengelolaan Keuangan Dalam Upacara Adat: Kajian Tentang Persembahan Spiritual pada Upacara Kasada di Tengger. Jurnal Ekonomika, 16(2), 319-331. https://doi.org/10.35334/yq9z0566

Similar Articles

1-10 of 14

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)