Peran GCG dalam Memoderasi Keputusan Pendanaan dan Efisiensi Operasional terhadap Nilai Perusahaan Sektor Industri BEI 2018–2023
DOI:
https://doi.org/10.35334/va3t9k38Keywords:
Debt to Equity Ratio, Efisiensi Operasional, Good Corporate Governance, Nilai Perusahaan, Dewan Komisaris Independen, Sektor IndustriAbstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh keputusan pendanaan dan efisiensi operasional terhadap nilai perusahaan, serta peran Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan data sekunder dari laporan keuangan 35 perusahaan sektor industri yang terdaftar di BEI periode 2018–2023. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling, menghasilkan 210 data panel. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pendanaan (DER) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan efisiensi operasional (TATO) berpengaruh positif dan signifikan. GCG tidak memoderasi pengaruh DER terhadap nilai perusahaan, namun berpengaruh langsung sebagai prediktor. Sementara itu, GCG terbukti memoderasi secara signifikan pengaruh efisiensi operasional terhadap nilai perusahaan (quasi moderasi). Temuan ini mendukung Trade-Off Theory (pengaruh risiko pembiayaan), Agency Theory (fungsi pengawasan dewan komisaris), dan Signaling Theory (efisiensi sebagai sinyal nilai perusahaan). Penelitian ini menekankan pentingnya tata kelola dan efisiensi operasional dalam meningkatkan nilai perusahaan.











